BANGKALAN, TIMESindo.com – Regenerasi ulama hadis dimulai dari kampus. Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam (STAIDA) Bangkalan membuka jalur beasiswa 15 Kader Ilmu Hadis pada PMB 2026–2027 untuk menyiapkan generasi baru penjaga tradisi keilmuan hadis.
Jalur ini menjadi salah satu beasiswa unggulan yang fokus memperkuat tradisi keilmuan hadis di perguruan tinggi, khususnya di Madura. Program ini dirancang sebagai investasi keilmuan jangka panjang.
BACA JUGA: Wisuda ke-17 LPI Miftahul Ulum, Kelulusan Santri Dibuktikan Lewat Ujian Publik
Program 15 Kader Ilmu Hadis diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki minat dan komitmen kuat pada studi hadis. Tidak hanya hafalan, peserta juga dibekali kajian sanad, matan, hingga pendekatan hadis kontemporer.
“Mahasiswa tidak kami dorong sekadar menghafal, tetapi juga memahami hadis secara ilmiah dan kontekstual,” ujar Ketua Panitia PMB STAIDA, Fatichatus Sa’diyah, Rabu 11 Februari 2026.
Beasiswa ini menyasar mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Jalur kader tersebut menjadi bagian dari total tujuh skema beasiswa yang disediakan STAIDA.
Ketua Program Studi Ilmu Hadis itu menyebut, program ini sebagai upaya menjaga kesinambungan keilmuan hadis. Regenerasi ulama, menurutnya, harus disiapkan sejak dini melalui pembinaan akademik yang terarah.
“STAIDA ingin melahirkan intelektual hadis yang kuat secara keilmuan, berakhlak, dan mampu menjawab tantangan umat di era modern,” tegasnya.
BACA JUGA: Jejak yang Tertinggal di Lorong Kejari Bangkalan: Kisah Hendrik Sosok Tegas dan Ceria
Selain jalur kader hadis, STAIDA juga membuka beasiswa Tahfiz Al-Qur’an, Tahfiz Hadis, prestasi akademik, mahasiswa prasejahtera, serta KIP Kuliah. Penerima beasiswa dapat fasilitas kampus yang sama, termasuk bebas uang gedung.
Program Studi Ilmu Hadis STAIDA telah menorehkan berbagai prestasi. Mahasiswa tercatat meraih juara Musabaqah Hifzil Hadis, aktif menulis di jurnal terindeks SINTA, hingga tampil sebagai presenter konferensi internasional.
“Prestasi ini menunjukkan pembinaan mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga diarahkan ke panggung akademik yang lebih luas,” katanya.
Pendaftaran PMB STAIDA dibuka dalam tiga gelombang, mulai 1 Desember 2025 hingga 30 Juli 2026. Kampus ini menyediakan kelas reguler dan adaptif dengan biaya terjangkau serta sistem pembayaran fleksibel.
Dengan jalur strategis seperti 15 Kader Ilmu Hadis, STAIDA Bangkalan optimistis menjadi pusat rujukan studi hadis di Madura dan kawasan sekitarnya. (Red)

