Dirjen Dikti Dukung Fakultas Kedokteran UTM, Solusi Ketimpangan Dokter di Madura

BANGKALAN, TIMESindo.com – Rencana Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mendirikan Fakultas Kedokteran mendapat dukungan pemerintah pusat. Langkah ini dinilai strategis untuk mengatasi ketimpangan distribusi tenaga dokter di Madura.

Dukungan tersebut disampaikan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek RI, Khairul Munadi, saat memberi arahan transformasi pendidikan tinggi di UTM, Jumat (20/2/2026).

BACA JUGA: Pasar Murah Ide Bupati Bangkalan Sepi, Kebutuhan Pokok Absen

Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, menegaskan rencana Fakultas Kedokteran bukan sekadar ekspansi akademik. Kebijakan ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil layanan kesehatan masyarakat Madura.

“Pendirian Fakultas Kedokteran kami rancang sebagai kontribusi nyata UTM dalam menjawab kekurangan dan ketimpangan dokter di daerah,” ujar Safi’.

Ia menyebut, sebagai PTN terakreditasi Unggul, UTM dituntut memberi dampak langsung bagi masyarakat. Pendidikan tinggi, menurutnya, harus hadir dalam persoalan dasar seperti kesehatan.

UTM tidak hanya mengejar keunggulan akademik, tetapi juga manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Safi’ juga memaparkan capaian UTM sepanjang 2025, termasuk pembukaan sembilan program studi baru. Penguatan ini menjadi fondasi menuju pendirian fakultas strategis, termasuk kedokteran.

BACA JUGA: Produk Mamin Kedaluwarsa 2024 Masih Dijual Bebas di Pasar Bangkalan

Sementara itu, Khairul Munadi menilai rencana UTM sejalan dengan agenda Indonesia Emas 2045. Perguruan tinggi, kata dia, harus menjadi bagian dari solusi ketimpangan pembangunan.

“Perguruan tinggi harus hadir sebagai pusat transformasi sosial, bukan sekadar pusat ilmu,” tegasnya.

Dirjen Dikti mendorong UTM memperkuat riset terapan berbasis kebutuhan lokal Madura. Hilirisasi riset, termasuk sektor kesehatan, dinilai krusial agar kampus berdampak nyata.

UTM memiliki posisi strategis untuk menerjemahkan keunggulan akademik menjadi solusi konkret bagi daerah,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi sivitas akademika. Arahan Dirjen Dikti menegaskan dukungan terhadap langkah UTM menuju kampus adaptif, unggul, dan berdampak. ***

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer