BANGKALAN, TIMESindo.com – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangkalan periode 2025–2028 resmi dilantik dalam suasana khidmat dan penuh optimisme, pada Rabu 10 Desember 2025.
Pelantikan digelar di Aula Perikanan DP2KP ini, menjadi momen penting bagi Mahmud Ismail yang kembali dipercaya memimpin PWI Bangkalan. Ia terpilih secara aklamasi dan resmi menjabat untuk periode keduanya.
BACA JUGA: MH Said Abdullah Dorong Dana On Call Rp4 Triliun Digelontorkan untuk Banjir Sumatera
Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Safi’, turut hadir memberikan dukungan moral kepada insan pers.
Dalam sambutannya, Prof. Safi’ menegaskan bahwa pers memiliki peran vital sebagai penjaga akal sehat publik. Ia menyebut, kehadiran wartawan sangat menentukan kualitas informasi yang diterima masyarakat.
“Pers harus mampu menjadi penjernih, bukan justru menambah kebisingan informasi,” ujar Prof. Safi’ di hadapan peserta pelantikan.
Menurut Prof Safi’, insan pers memilik tugas mulia dalam menjaga keabsahan data yang diolah menjadi produk berita dan disajikan kepada publik. Kuli tinta harus memberikan yang edukatif dan mencerdaskan bangsa.
“Kami harap pers jadi penjaga akal sehat publik, agar mereka mendapatkan berita yang edukatif,” kata dia.
BACA JUGA: PWI Kembali Satu, Babak Baru Pers Indonesia Dimulai
Ketua PWI Bangkalan, Mahmud Ismail menyampaikan, amanah dua periode ini merupakan tantangan sekaligus kehormatan. Kolaborasi antara pers, akademisi, dan pemerintah harus semakin erat demi kepentingan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga marwah pers dan terus meningkatkan profesionalisme wartawan,” ujar Mahmud setelah dilantik.
Alumni pascasarjana Program Studi Akuntansi UTM menyinggung pentingnya akses informasi bagi wartawan. Menurutnya, transparansi lembaga publik menjadi kunci terciptanya pemberitaan yang berimbang dan objektif.
“Kalau akses sulit, informasi yang tersampaikan tentu tidak maksimal,” tegasnya.
Acara pelantikan turut dihadiri jajaran Forkopimda serta pimpinan organisasi pers. Dengan kepengurusan baru, PWI Bangkalan diharapkan semakin solid dalam memperkuat peran pers yang kritis. ***

