BANGKALAN, TIMESindo.com – Dari meja warung kopi hingga arena kompetisi resmi, olahraga domino mulai diarahkan ke jalur prestasi. Hal itu ditandai terbentuknya Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino (Orado) Bangkalan untuk pertama kalinya.
Helmi Fuad dipercaya menakhodai organisasi baru tersebut. Ia mengusung misi menjadikan domino bukan sekadar hiburan, melainkan olahraga yang tertata dan memiliki standar pembinaan jelas.
Menurut Helmi, selama ini domino hidup subur di tengah masyarakat, namun berkembang tanpa arah organisasi. Kondisi tersebut membuat potensi besar para pemain belum pernah disentuh secara serius.
“Orado Bangkalan ini lahir dari nol. Tugas utama kami membangun fondasi agar domino punya masa depan,” ujar Helmi, Minggu, 8 Februari 2026.
Ia menyebut Bangkalan memiliki basis pemain domino yang sangat luas, mulai dari kota hingga pelosok desa. Jumlah tersebut menjadi modal awal untuk membangun ekosistem olahraga domino yang berkelanjutan.
Budaya bermain domino di warung kopi justru dipandang sebagai kekuatan. Orado Bangkalan menilai warkop dapat menjadi ruang alami untuk penjaringan dan pembinaan atlet.
“Domino di warkop itu hidup setiap hari. Tinggal kita arahkan supaya lebih positif dan berprestasi,” katanya.
Sebagai langkah awal, Orado Bangkalan akan mendata komunitas domino dan menggelar turnamen lokal. Selain mengenalkan organisasi, kegiatan ini juga untuk memetakan kualitas pemain.
BACA JUGA: Musrenbang Kecamatan Bangkalan: Puluhan Usulan Disaring, Infrastruktur Jadi Prioritas 2027
Helmi menegaskan Orado tidak ingin menghapus tradisi yang sudah mengakar. Sebaliknya, organisasi ini hadir untuk mengangkat domino menjadi olahraga yang menjunjung etika, sportivitas, dan prestasi.
“Domino tetap jadi sarana silaturahmi, tapi juga bisa melahirkan atlet,” tegasnya.
Ia berharap dukungan masyarakat dan pemerintah daerah mengiringi langkah Orado Bangkalan. Dengan organisasi yang kuat, domino diyakini mampu menjadi identitas baru olahraga rakyat Bangkalan.
“Ini awal perjalanan, target kami domino Bangkalan naik kelas,” pungkas Helmi. (Red)

