BANGKALAN, TIMESindo.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar Ramadan Mubarak 1447 H yang dirangkai dengan Khatmil Qur’an dan peringatan Nuzulul Qur’an, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat spiritualitas sekaligus kepedulian sosial sivitas akademika.
Acara bertema “Merajut Kebersamaan dalam Menyambut Nuzulul Qur’an serta Menghadirkan Keindahan Berbagi” itu dihadiri pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta unsur Forkopimda di Gedung R.P. Moh. Noer UTM.
BACA JUGA: Oknum ASN Diduga Terlibat Produksi dan Edarkan Rokok Ilegal di Pamekasan
Rangkaian kegiatan diawali Khatmil Qur’an sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Para peserta membaca Al-Qur’an secara bergantian hingga khatam sebagai refleksi spiritual di tengah aktivitas akademik.
Suasana semakin khidmat saat Balqis Filza Natasha, mahasiswa FKIP UTM, melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Lantunan tersebut menjadi pembuka inti peringatan Nuzulul Qur’an.
Dalam kegiatan itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UTM juga memaparkan laporan pengelolaan zakat profesi dosen dan tenaga kependidikan. Laporan disampaikan Ahmad Makhtum mengenai perkembangan penghimpunan dana zakat di lingkungan kampus.
“Zakat yang dihimpun dari para dosen dan tenaga kependidikan ini kami salurkan kembali kepada mahasiswa melalui beasiswa. Kami percaya tidak ada mahasiswa UTM yang seharusnya berhenti kuliah karena biaya,” ujar Ahmad Makhtum.
BACA JUGA: Kasda Bangkalan Diduga Jebol, Rp34 Miliar Dana Pelabuhan Socah Diselidiki Kejari
Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, mengapresiasi partisipasi para dosen yang menyalurkan zakat melalui UPZ. Menurutnya, program tersebut sangat membantu mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara UTM dengan masyarakat serta berbagai lembaga,” kata Safi’.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menilai peringatan Nuzulul Qur’an di kampus penting dalam membentuk karakter generasi muda. Ia berharap kegiatan keagamaan mampu memperkuat nilai spiritual mahasiswa.
“Kegiatan ini diharapkan memperkuat keimanan dan melahirkan mahasiswa berakhlak mulia yang berlandaskan nilai Al-Qur’an,” ujar Lukman. ***

