ACEH UTARA, TIMESindo.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Universitas Malikussaleh (Unimal) memperkuat kolaborasi riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat melalui sinergi LPPM kedua kampus.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Kemanusiaan di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yang terdampak banjir. Mahasiswa dan dosen dari kedua kampus diterjunkan membantu pemulihan masyarakat.
BACA JUGA: Orado Bangkalan Bidik Pelajar Jadi Atlet Domino, Siapkan Kejuaraan Kabupaten 2026
Program yang dijalankan meliputi trauma healing bagi anak-anak, edukasi mitigasi bencana, hingga pemberdayaan warga melalui pemanfaatan lumpur banjir menjadi bahan pembuatan batu bata.
Tim KKNT juga membersihkan fasilitas umum, mengaktifkan kembali sumur warga, serta memberikan bantuan mesin penjernih air untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain itu, bantuan sosial berupa sembako, pakaian, perlengkapan ibadah, Alquran, serta daging sapi turut disalurkan kepada warga menjelang Ramadan.
Dukungan juga diberikan kepada sektor pendidikan melalui bantuan seragam sekolah dan alat tulis bagi siswa dan guru yang terdampak banjir.
BACA JUGA: PMII Bangkalan Gembleng Kader Bedah APBD, Siap Kawal Kebijakan Bupati Sampai Tuntas
Sekretaris LPPM UTM, M. Latif, mengatakan kolaborasi ini menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“UTM dan Unimal memiliki kedekatan sejarah karena sama-sama diresmikan Presiden ke-4 RI, K.H. Abdurrahman Wahid. Kolaborasi ini membuktikan dua kampus dapat bersama membantu pemulihan masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: UTM Rajut Spirit Ramadan: Zakat Dosen Jadi Penopang Mahasiswa Bertahan Kuliah
Kepala LPPM Unimal, Prof. Mawardati, menilai kerja sama tersebut memperkuat jejaring akademik sekaligus implementasi nyata tridarma perguruan tinggi.
“Kolaborasi ini menunjukkan perguruan tinggi dapat bersinergi memberi kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana,” katanya.
Ke depan, kedua perguruan tinggi sepakat memperluas kerja sama melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah, penguatan jurnal, serta program pengabdian masyarakat berskala nasional dan internasional. ***

