MALUKU UTARA, TIMESindo.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Maluku Utara, Rabu 9 April 2026.
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.25.44 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 115 kilometer barat laut Ternate. Informasi awal ini disampaikan melalui akun resmi BMKG. Data yang dirilis masih bersifat sementara.
BACA JUGA: Tak Memberi Teladan, Sekda Bangkalan Tertidur Saat Paripurna
Berdasarkan rilis BMKG, koordinat gempa berada di 1,19 Lintang Utara dan 126,42 Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat 22 kilometer di bawah permukaan laut. Lokasi tersebut menunjukkan aktivitas seismik berada di zona tektonik aktif.
Wilayah Maluku Utara memang dikenal rawan gempa. Hal ini disebabkan pertemuan beberapa lempeng tektonik di kawasan tersebut.
BMKG menyatakan informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan penyebaran data. Oleh karena itu, hasil pengolahan data masih dapat berubah. Pembaruan akan dilakukan seiring kelengkapan data yang diterima.
Masyarakat diminta untuk tidak panik menghadapi informasi gempa. Tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG menjadi langkah penting.
Dari peta sebaran gempa yang dirilis, terlihat aktivitas gempa cukup padat di sekitar wilayah tersebut. Titik episentrum ditandai lingkaran merah dengan angka magnitudo 3,1.
BACA JUGA: Lima Fraksi Pendukung “Bedah” LKPJ Bupati Bangkalan, Kritik Menyasar Akar Masalah
Banyaknya titik gempa menunjukkan aktivitas tektonik yang tinggi. Kondisi ini umum terjadi di kawasan Indonesia timur. Terutama di wilayah pertemuan lempeng seperti Maluku dan sekitarnya.
Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai dampak kerusakan atau korban akibat gempa tersebut. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan tsunami.
Meskipun demikian, masyarakat diimbau tetap waspada. Terutama terhadap potensi gempa susulan. Pemerintah daerah diminta terus memantau perkembangan situasi di lapangan. ***

