Slamet Ariyadi Dukung Industrialisasi Madura, SDM Lokal Harus Jadi Pelaku

Publish :

BANGKALAN, TIMESindo.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi PAN Dapil XI Madura, Slamet Ariyadi, mendukung industrialisasi Madura untuk membuka lapangan kerja dan memperkuat SDM lokal.

Dia berharap masyarakat Madura tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut mengambil manfaat dari pertumbuhan industri.

“Insya Allah SDM Madura bisa berdaya. Yang terpenting, dengan adanya industrialisasi jangan sampai mengotori kultur dan budaya yang ada di Madura,” ujar Slamet, saat menghadiri peresmian Karya Bakti TNI, di Bangkalan, Kamis 20 Agustus 2026.

BACA JUGA: SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau, Tegaskan Operasional Sesuai Standar

Menurutnya, pembangunan industri tidak boleh hanya mengejar investasi dan pertumbuhan ekonomi. Aspek sosial, budaya, serta karakter masyarakat Madura juga harus tetap diperhatikan.

Slamet juga menyinggung perjuangannya terkait wacana pembentukan Provinsi Madura. Gagasan tersebut telah lama didorong sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan di Madura.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi pandangan mengenai pilihan antara industrialisasi dan pembentukan Provinsi Madura. Slamet menilai keduanya memiliki tujuan sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, industrialisasi dinilai dapat menjadi langkah konkret untuk membuka lapangan pekerjaan lebih cepat. Karena itu, pembangunan industri tetap perlu didorong.

“Industrialisasi juga harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

“Yang jelas, industrialisasi dulu juga iya, untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” tegasnya.

BACA JUGA: HUT ke-81 RI, LIRA Pamekasan Tegaskan Pentingnya Kontrol Sosial

Slamet berharap investasi yang masuk tidak membuat masyarakat lokal hanya menjadi penonton. SDM Madura harus disiapkan agar mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri.

“Jangan sampai masyarakat Madura hanya menjadi penonton,” ujarnya.

Dia menekankan, peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan dengan pembangunan industri. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan masyarakat tanpa menghilangkan identitas dan budaya Madura.

“Industrialisasi harus tetap menjaga kultur dan budaya Madura,” pungkasnya.

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer