Disuport Total Sinjay, Pelor Angin Bangkalan Taklukkan Ajang Kustom Bergengsi

Publish :

BANGKALAN, TIMESindo.com – Motor kustom Pelor Angin asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, sempat terhenti akibat pandemi dan keterbatasan biaya. Dukungan Bebek Sinjay membantu proyek tersebut berlanjut hingga meraih prestasi di Kustomfest.

Ajies Sabara, pemilik sekaligus builder FR 32 Bangkalan, memulai pengerjaan Pelor Angin pada 2018. Setelah melalui proses panjang, karyanya berhasil menarik perhatian juri.

“Target kami sebenarnya hanya menjadi partisipan. Alhamdulillah, Allah menjawab dan memberikan kepercayaan kepada kami,” ungkap Ajies, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA: Kekeringan Bangkalan, IKA PMII Salat Istisqa dan Salurkan Sejuta Liter Air Bersih

Berbasis Honda CBR 150R, Pelor Angin mengusung konsep boardtracker yang mampu bersaing dengan motor bermesin besar. Desainnya terinspirasi filosofi lokal Sapi Kerap.

Salah satu keunggulannya terletak pada tangki dengan perpaduan unsur kayu. Detail pengerjaan tersebut bahkan mendapat pujian dari juri asal Jepang.

“Selama berkeliling dunia, saya belum pernah menjumpai motor sedetail, sebersih, dan serapi ini, terutama pada bagian kayunya,” tutur Ajies menirukan komentar juri.

Ajies yang menekuni modifikasi sejak 2008 berharap prestasi tersebut memotivasi generasi muda Madura. Menurutnya, kreativitas dan ketekunan lebih penting daripada sekadar ukuran mesin.

“Jangan melihat karya dari besar atau kecilnya mesin. Kreativitas, ketekunan, dan kesabaran juga menentukan kualitas,” tegasnya.

BACA JUGA: Enam Kapolres di Jawa Timur Berganti, Ini Daftar Pejabat Baru

Dukungan Bebek Sinjay menjadi salah satu faktor yang membantu proyek Pelor Angin tetap berjalan setelah terkendala biaya. Bantuan tersebut sekaligus mendukung kreativitas lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.

H. Achmad Muhaimin, pemilik sekaligus pendiri Bebek Sinjay, merasa bangga terhadap perjuangan Ajies. Dia menilai anak muda berbakat perlu mendapat dukungan untuk mengembangkan karya.

“Kami ingin dukungan ini memotivasi mereka untuk terus berkarya dan membawa nama Bangkalan lebih jauh,” ujar pria yang akrab disapa H. Imin tersebut.

H. Imin juga menyatakan, dirinya selam ini telah membantu dan suport total dalam hal pendanaan bagi pengembangan Pelor Angin. Baginya, potensi dan kesungguhan anak muda perlu mendapat kesempatan.

“Harapannya, keberhasilan ini menjadi awal lahirnya karya lain dari Bangkalan yang membanggakan Indonesia,” tambahnya.

BACA JUGA: Parade Kejurprov Drumband Bangkalan Sukses, 27 Klub Tampil

Setelah meraih prestasi di Kustomfest, Pelor Angin dipersiapkan menuju panggung internasional. Jika tidak ada kendala, motor tersebut dijadwalkan berangkat ke Jepang pada Desember mendatang untuk mewakili Indonesia.

H Imin berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan turut memberikan dukungan terhadap perkembangan dunia otomotif, terutama bagi anak muda yang memiliki potensi dan prestasi.

“Kami berharap Pemkab Bangkalan juga bisa membantu dan mendukung kegiatan otomotif, agar kreativitas anak muda Madura terus berkembang dan mampu bersaing hingga tingkat internasional,” harap H Imin.

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer