Investasi Wiraraja Dipersoalkan, HMI: Jangan Tutup Peluang Madura

Publish :

BANGKALAN, TIMESindo.com Rencana investasi di Kawasan Industri Wiraraja Madura mendapat sorotan setelah Badan Silaturahmi Ulama dan Tokoh Masyarakat Madura (BASSRA) bersama 45 ulama menyatakan penolakan.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan meminta polemik tersebut tidak menutup peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi Madura.

Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan, Kresna Bayu, menilai investasi perlu dilihat sebagai peluang bagi Madura, dengan tetap dikawal agar manfaatnya dirasakan masyarakat.

BACA JUGA: HUT ke-81 RI, PUDAM Bangkalan Gelar Lomba Perkuat Kekompakan

“Madura bukan daerah yang miskin potensi. Ketika ada peluang investasi untuk membuka ruang pertumbuhan, jangan justru kita ganggu,” tegasnya, Senin 17 Agustus 2026

Kresna menyebut Bangkalan sebagai pintu gerbang Madura dan dekat dengan pusat ekonomi Surabaya. Perkembangan industri dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

“Bukan waktunya berpikir Bangkalan versus daerah lain. Ini waktunya kita berpikir Madura,” ujarnya.

HMI menilai perjuangan kemandirian daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi. Karena itu, peluang investasi tidak semestinya ditutup selama tetap memberi manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai kita bicara kemandirian daerah, tetapi ketika peluang ekonomi datang justru kita sendiri yang menutup pintunya,” katanya.

BACA JUGA: Parade Baju Adat HUT RI, Ibu-Ibu ISAD Komisi III DPRD Bangkalan Borong Juara

HMI mengajak ulama, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha mengawal investasi secara kritis. Pengawasan diperlukan agar investasi tidak mengabaikan kepentingan masyarakat dan lingkungan.

“Kita tetap menghormati ulama dan tokoh masyarakat. Kawal, awasi, dan kritik jika ada yang salah, tetapi jangan mengganggu jika tujuannya memberi manfaat,” tegasnya.

HMI meminta pemerintah memastikan investasi membuka lapangan kerja bagi warga lokal, meningkatkan SDM, memperkuat UMKM, mendorong transfer teknologi, serta menjaga lingkungan.

BACA JUGA: Aspirasi Rakyat Terabaikan, Fraksi PAN Bangkalan Kritik Eksekutif

Kresna menegaskan investasi harus menjadi salah satu jalan menuju kebangkitan ekonomi Madura.

“Jika ada yang perlu diperbaiki, kita kritik dan awasi. Tetapi jika membawa manfaat dan membuka lapangan pekerjaan, mari kita dukung dan kawal bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer