BANGKALAN, TIMESindo.com – KOPRI PMII STKIP PGRI Bangkalan menjajaki kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) untuk memperkuat edukasi isu perempuan dan pencegahan kekerasan seksual.
Langkah tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi pengurus KOPRI ke Dinas PPA Kabupaten Bangkalan, Jumat (23/10/2026). Pertemuan ini menjadi upaya membangun sinergi dalam merespons persoalan perempuan dan anak.
Ketua KOPRI PMII STKIP PGRI Bangkalan, Mahsunah, mengatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah penting agar edukasi dan pengawalan isu perempuan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
BACA JUGA: Satlantas Polres Bangkalan Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Jumat Berkah
“Penanganan isu kekerasan seksual dan persoalan perempuan tidak bisa dilakukan secara parsial. Butuh kolaborasi nyata antara mahasiswa dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, KOPRI juga memperkenalkan program unggulan Divisi Advokasi berupa Posko Pengaduan. Program ini dirancang menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya korban kekerasan berbasis gender, untuk menyampaikan laporan dan memperoleh pendampingan.
Keberadaan posko diharapkan membantu korban mengakses dukungan sekaligus mengawal penyelesaian persoalan yang dihadapi. Penguatan advokasi menjadi bagian dari upaya mendorong perlindungan perempuan di Kabupaten Bangkalan.
Pihak Dinas PPA menyambut positif inisiatif tersebut. Dukungan direncanakan mencakup pendampingan kasus sesuai kewenangan, penguatan kapasitas advokasi, serta pelaksanaan sosialisasi bersama.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan adik-adik KOPRI PMII STKIP PGRI Bangkalan. Kami siap mendukung pendampingan kasus, penguatan kapasitas advokasi, maupun sosialisasi bersama,” ujar Kepala Dinas PPA Kabupaten Bangkalan.
Sebagai tindak lanjut, KOPRI merencanakan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai hak-hak perempuan dan pentingnya mencegah kekerasan.
BACA JUGA: KH Muchlis Ajak Santri Al Anwar Jadikan Teknologi sebagai Medan Jihad Baru
Selain edukasi, kedua pihak juga berencana memperkuat sistem rujukan dan pendampingan melalui Posko Pengaduan. Langkah ini diharapkan membantu korban memperoleh akses penanganan yang sesuai dengan kebutuhan.
Melalui kolaborasi tersebut, KOPRI PMII STKIP PGRI Bangkalan dan Dinas PPA berharap dapat memperluas edukasi serta memperkuat perlindungan perempuan dan anak. Sinergi ini juga diharapkan mendorong terciptanya lingkungan yang aman, adil, dan inklusif di Kabupaten Bangkalan.

