Suraji Luruskan Isu Konflik Dana BOS: Kami Satu Arah dengan Disdik Bangkalan

Publish :

BANGKALAN, TIMESindo.com Isu adanya perbedaan pandangan antara praktisi pendidikan, Suraji dan Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan ditepis. Ia menyebut framing tersebut keliru dan berpotensi menggiring opini publik ke arah yang tidak tepat.

Menurut Suraji, pembahasan terkait transparansi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seharusnya tidak dimaknai sebagai pertentangan. Ia justru menegaskan bahwa dirinya dan Disdik memiliki tujuan yang sama.

BACA JUGA: Saat Pemuda Desa Diberi Ruang, BUMDes di Kecamatan Kamal Temukan Nafas Baru

“Tidak ada benturan. Kami Satu Arah dengan Disdik dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan publikasi pengelolaan dana pendidikan,” ujarnya, Minggu 26 April 2026.

Ia menjelaskan, sikap yang disampaikannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Prinsip tersebut, kata dia, menjadi dasar penting dalam tata kelola pendidikan yang terbuka.

Suraji menekankan pentingnya dua peran pengawasan yang berjalan beriringan. Yakni kontrol sosial oleh masyarakat, media, dan LSM, serta kontrol fungsional oleh lembaga resmi sesuai tupoksi.

“Keduanya bukan untuk dipertentangkan, tapi saling melengkapi. Jika dibenturkan, justru mengaburkan tujuan utama, yakni profesionalisme pendidikan,” tegasnya.

BACA JUGA: Buntut Sekda Tidur di Forum Resmi, LIRA Bangkalan Bakal Demo Pemkab

Selain itu, Suraji menyatakan komitmennya untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, khususnya melalui Disdik. Ia juga tengah fokus pada kajian akademik terkait penguatan kebijakan pendidikan daerah.

“Mari bersama membangun narasi positif. Saya siap mendukung program pemerintah demi kemajuan pendidikan di Bangkalan,” imbuhnya.

Dia pun mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi. Menurutnya, ekosistem pendidikan yang sehat hanya bisa terwujud melalui kolaborasi, bukan polarisasi.

“Sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat adalah kunci. Bukan konflik yang dibuat-buat,” pungkasnya. ***

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer