BANGKALAN, TIMESindo.com – Bayar sewa stan hingga Rp2 juta, pedagang Pekan Raya Bangkalan justru mengeluhkan listrik yang berulang kali padam sejak hari pertama hingga hari kedua, Minggu (25/10/2026).
Gangguan tersebut menghambat aktivitas jual beli di Alun-Alun Bangkalan. Pedagang kecewa karena fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk berjualan belum berjalan optimal.
BACA JUGA: PKB Bangkalan Bidik Tambahan Kursi DPR RI, Siapkan Konsolidasi Madura Raya
Salah seorang penyewa yang enggan disebukan namanya menyebut listrik padam sekitar pukul 17.40 WIB dan kembali terjadi pukul 19.40 WIB. Sumber lain menyebut pemadaman pada hari kedua terjadi hingga sembilan kali.
“Kami sangat terganggu. Hari pertama padam, sekarang padam lagi. Sebagai penyewa stand, kami sangat kecewa dengan panitia,” keluhnya.
Dia mengungkapkan, biaya sewa stan berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Sementara itu, gangguan listrik dan berkurangnya pengunjung membuat pedagang khawatir tidak mampu menutup biaya operasional.
“Kalau malam sering mati lampu, pengunjung juga berkurang. Bisa jadi biaya sewa tidak kembali modal. Kalau gelap begini, siapa yang mau datang? Kami bisa rugi besar,” ujarnya.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan panitia menyediakan fasilitas pendukung. Pasalnya, listrik menjadi kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas pedagang selama kegiatan berlangsung.
BACA JUGA: Kadin Klaim Pekan Raya Tanpa APBD, Pemkab Bangkalan Beri Dukungan
Pedagang mendesak panitia segera memperbaiki pasokan listrik dan memberikan solusi atas kerugian yang berpotensi mereka alami. Mereka berharap gangguan serupa tidak terus berulang.
“Saya berharap panitia bisa memberikan solusi konkrit, jangan sampai lampu ini sering mati sampai 12 hari ke depan, jika bergini terus, stan saya sepi pengunjung,” kata dia.
Hingga berita ini ditulis, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bangkalan selaku penyelenggara belum memberikan pernyataan resmi terkait penanganan pemadaman maupun kemungkinan kompensasi bagi pedagang terdampak.
Namun, salah satu panitia yang menyebut utusan Ketua Kadin Bangkalan menyampaikan ke media ini, bahwa di hari kedua ini lampu sudah stabil dan tidak padam listrik lagi.
“Listrik sudah stabil sekarang. Cuma tadi pada saat azan magrib itu sempat padam, tapi saat ini sudah stabil,” kata dia.

