Kiat Publikasi Scopus Dibedah dalam Kuliah Tamu Program Doktor Akuntansi UTM

Publish :

BANGKALAN, TIMESindo.com – Program Studi Ilmu Akuntansi Program Doktor (PSIA-PD) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menggelar kuliah tamu strategi menembus jurnal terindeks scopus dari ide hingga publikasi, Sabtu (25/7/2026).

Kuliah tamu menghadirkan alumni Magister Akuntansi UTM, Dr. Nanang Setiawan, yang telah menerbitkan puluhan artikel di jurnal internasional bereputasi. Kegiatan ini diikuti mahasiswa S2 dan S3 Akuntansi serta dihadiri Ketua Jurusan Akuntansi Achdiyar Redy Setiawan PhD, Kooprodi S3 Akuntansi – PSIA-PD Prof. Tarjo dan dosen Dr. Rita Yuliana.

BACA JUGA: Festival Seni Tradisi Bangkalan, Anggota DPRD Jatim Jih Aziz Ingatkan Warisan Leluhur

Ketua Jurusan Akuntansi UTM, Achdiar Redy Setiawan, PhD, mengatakan kuliah tamu ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa S2 dan S3 untuk memenuhi kewajiban publikasi ilmiah sebagai syarat akademik sekaligus meningkatkan kualitas riset.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu dari narasumber agar wawasan tentang penulisan jurnal ilmiah semakin kaya dan target publikasi bisa segera tercapai,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran narasumber yang telah berpengalaman menembus jurnal internasional bereputasi diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa tentang strategi publikasi yang efektif dan terarah.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Bertanyalah sebanyak mungkin agar pengalaman narasumber bisa menjadi bekal mempercepat publikasi di jurnal internasional,” pungkasnya.

BACA JUGA: Puluhan Inovasi Daerah Bersaing di BRAVO INOTEK AWARD 2026 Bangkalan

Sementara itu, Kaprodi PSIA-PD UTM, Prof. Tarjo, menjelaskan kehadiran Dr. Nanang merupakan ikhtiar program studi agar mahasiswa S2 dan S3 lebih cepat menyelesaikan publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi.

“Harapannya mahasiswa bisa menyelesaikan publikasi di Jurnal internasional terindeks Scopus lebih cepat sehingga dapat lulus tepat waktu,” kata Prof. Tarjo.

Menurutnya, anggapan bahwa publikasi di jurnal internasional bereputasi sangat sulit merupakan persepsi yang keliru. Melalui pengalaman narasumber, mahasiswa diajak memahami strategi agar artikel memiliki peluang besar diterima.

“Publikasi internasional bukan sesuatu yang menakutkan. Pengalaman Dr. Nanang akan menunjukkan bahwa prosesnya bisa dilakukan dengan strategi yang tepat,” tuturnya.

Prof. Tarjo menambahkan, mahasiswa S2 dan S3 telah memperoleh pembimbing sejak awal perkuliahan. Karena itu, paling lambat pada akhir semester kedua mereka ditargetkan sudah mengikuti ujian kualifikasi.

BACA JUGA: Miss KOPRI UTM Desak Aparat Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Sampang

Dr. Nanang menjelaskan langkah awal menembus jurnal Scopus adalah menemukan ide riset melalui mapping artikel, mengidentifikasi research gap, mengembangkan future research, serta menguji teori yang telah ada.

“Ide penelitian yang kuat lahir dari celah penelitian sebelumnya, bukan sekadar mengulang penelitian yang sudah ada,” jelas Dr. Nanang.

Dia mendorong mahasiswa memanfaatkan call for papers, mengangkat fenomena nyata di dunia kerja, serta menyusun artikel dengan sitasi terbaru, kajian yang mendalam, dan menggunakan teori dari sumber aslinya.

“Gunakan referensi yang mutakhir dan teori dari penemu pertama agar kualitas artikel semakin kuat dan peluang diterima jurnal internasional semakin besar,” pungkasnya.

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer