BANGKALAN, TIMESindo.com – LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bangkalan akan gelar aksi besar, Kamis besok 23 April 2026. Aksi ini dipicu viralnya Sekretaris Daerah (Sekda) Ismet Efendi tertangkap kamera tidur saat paripurna DPRD.
Peristiwa itu memicu kemarahan publik. Sikap tersebut dinilai mencerminkan kelalaian pejabat dalam forum resmi yang seharusnya dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Aksi yang direncanakan bukan sekadar unjuk rasa biasa. LIRA menyebutnya sebagai bentuk peringatan keras terhadap etika pejabat yang dinilai semakin longgar.
BACA JUGA: Doorprize hingga Asrama Gratis, UTM Buat Peserta UTBK Lebih Nyaman
Ketua LIRA Bangkalan, Mahmudi Ibnu Khotib, menilai tindakan Sekda sebagai pelanggaran serius terhadap tanggung jawab jabatan. Ia menegaskan, pejabat publik harus menunjukkan profesionalisme dalam setiap agenda pemerintahan.
“Sekda sudah lalai menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pejabat daerah. Ini bukan hal sepele karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mahmudi, Rabu 22 April 2026.
Menurutnya, rapat paripurna adalah forum strategis. Setiap sikap abai di ruang tersebut mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.
BACA JUGA: Kartini Masa Kini: Antara Simbol Perayaan dan Realitas Ketidakadilan
Mahmudi juga mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam aksi. Dia menilai kontrol publik penting untuk mengingatkan pejabat agar tidak mengabaikan tugasnya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Bangkalan untuk menggeruduk Pemkab besok, agar pejabat sadar dan tidak lalai saat menjalankan tugasnya,” tegasnya.
LIRA mendesak bupati dan wakil bupati mengevaluasi kinerja pejabat, mulai dari Sekda hingga kepala OPD. Mereka juga diminta hadir menemui massa aksi agar memahami tuntutan yang disuarakan.
“Wajib ada evaluasi terhadap pejabat, dan semua harus menemui massa agar tahu apa yang harus diperbaiki,” pungkasnya. ***

