BANGKALAN, TIMESindo.com – Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Universitas Trunojoyo Madura (IKA UTM), Slamet Ariyadi, mengajak seluruh alumni terlibat aktif mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran.
Ajakan itu disampaikan saat peresmian Fakultas Kedokteran di Gedung Pertemuan Mohammad Noer, Jumat 12 Juni 2026. Menurutnya, keberadaan fakultas tersebut menjadi capaian penting bagi kampus dan masyarakat Madura.
BACA JUGA: Camat Kamal Gandeng Bapenda, Warga Didorong Bayar PBB Digital
Slamet yang juga jatat anggota DPR RI tersebut menilai dukungan alumni dibutuhkan agar Fakultas Kedokteran dapat berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Madura.
“Semua alumni UTM harus men-support penuh keberadaan Fakultas Kedokteran. Ini bukan hanya sejarah baru bagi UTM, tetapi juga bagi masyarakat Madura,” ujarnya.
BACA JUGA: DPKH Bangkalan Survei RPH-U Modern Pertama di Madura
Ia mengatakan IKA UTM tidak hanya menjadi wadah silaturahmi alumni, tetapi juga mitra strategis kampus dalam memperkuat jejaring dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui jaringan yang dimiliki alumni, kata dia, kampus dapat memperoleh dukungan lebih luas, termasuk peluang kerja sama dan program pengembangan pendidikan.
“Kami ingin alumni menjadi bagian dari solusi dan kemajuan UTM. Semakin maju kampus ini, semakin besar pula kontribusinya bagi pembangunan Madura,” tegas Slamet.
Rektor UTM Prof. Safi’ mengatakan pendirian Fakultas Kedokteran bertujuan membantu memenuhi kebutuhan tenaga dokter di Madura yang masih belum ideal.
UTM telah menjalin kerja sama dengan empat pemerintah kabupaten di Madura dan membuka ruang kolaborasi sesuai kemampuan masing-masing daerah.
“Saya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan pemerintah daerah. Kami juga menyesuaikan pola kerja sama dengan kemampuan masing-masing kabupaten,” ujarnya.
BACA JUGA: Tanah Absentee di Madura: Reforma Agraria dan Realitas Sosial
Prof. Safi’ menambahkan biaya pendidikan tidak boleh menjadi penghalang bagi calon mahasiswa. Pada jalur tertentu tersedia kelompok UKT Rp500 ribu dan Rp1 juta bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan.
“Jika memiliki kemampuan menjadi dokter, tinggal mempersiapkan diri dan jangan menjadikan kondisi ekonomi sebagai hambatan,” katanya. (Red)

